Kesayangan

Entry Miss Honey Minggu ini

Rabu, 23 November 2011

Surat Cinta Untuk Calon Suamiku (part 2)


بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatu dan selamat sejahtera.....macam mana kehidupan
kalian wahai akhi wa ukhti ku sekalian...diharap sentiasa berada dalam keadaan Keredhaan Ilahi...
harinie miss honey akan wat entry sambungan  SURAT CINTA UNTUK CALON SUAMIKU (PART 1) ok kalinie kita sambung part 2...harap sume sudi bace yek...


surat cinta untuk calon suamiku (part 2)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…
Kepada calon suamiku…
Apa khabarnya imanmu hari ini? Sudahkah harimu ini diawali dengan syukur karana dapat menatap kembali fananya hidup ini? Sudahkah air wudhu menyegarkan kembali ingatanmu atas amanah yang saat ini tengah kau genggam?

Wahai Calon Suamiku…
Tahukah engkau betapa Allah sangat mencintaiku dengan dahsyatnya? Disini aku diajar untuk menjadi dewasa, agar aku lebih bijak menyikapi sebuah kehidupan dan siap mendampingimu kelak.
Meskipun kadang keluh dan putus asa menyergapi, namun kini kurasakan diri ini lebih baik.
Kadang aku bertanya-tanya, kenapa Allah selalu mengujiku tepat dihatiku. namun aku tahu jawabannya. Allah tahu dimana tempat yang paling tepat agar aku sentiasa kembali mengingat-Nya kembali mencintai-Nya. Ujian demi ujian Insya Allah membuatku menjadi lebih tangguh, sehingga saat kelak kita bertemu, kau bangga telah memiliki aku dihatimu, menemani harimu.

Calon suamiku…
Entah dimana dirimu sekarang. Tapi aku yakin Allah pun mencintaimu sebagaimana Dia mencintaiku. Aku yakin Dia kini tengah melatihmu menjadi mujahid yang tangguh, hingga akupun bangga memilikimu kelak.
Apa yang kuharapkan darimu adalah kesolehan. Semoga sama halnya dengan dirimu. Kerana apabila kecantikan yang kau harapkan dariku, hanya kesia-siaan yang akan kau dapati.
Aku masih haus akan ilmu. Namun berbekal ilmu yang ada saat ini, aku berharap dapat menjadi isteri yang mendapat keredhaan Allah dan dirimu, suamiku.

Wahai calon suamiku…
Saat aku masih menjadi asuhan ayah dan ibuku, tak lain doaku agar menjadi anak yang solehah, agar kelak dapat menjadi tabungan keduanya di akhirat. Namun nanti, setelah menjadi isterimu, aku berharap menjadi pendamping yang solehah agar kelak disyurga cukup aku yang menjadi ketua bidadarimu, mendampingi dirimu yang soleh.
Aku ini orang yang amat cemburu. Tapi kalau Allah dan Rasulullah lebih kau cintai daripada aku, aku rela. Aku harap begitu pula dirimu.

Pernah suatu ketika aku membaca sebuah kisah; “Aku minta pada Allah setangkai bunga segar, Dia memberiku kaktus berduri. Aku minta kepada Allah haiwan sihat nan cantik, Dia beri aku ulat berbulu. Aku sempat kecewa dan menyalahkan ALLAH. Betapa tidak adilnya ini.
Namun kemudian kaktus itu berbunga, sangat indah sekali. Dan ulatpun tumbuh dan berubah menjadi kupu-kupu yang teramat cantik. Itulah jalan Allah, indah pada waktunya. Allah tidak memberi apa yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita perlukan.”
Aku yakin kaulah yang keperluanku, meski bukan seperti yang aku harapkan.

Calon suamiku yang di rahmati Allah…
Apabila hanya sebuah perkahwinan menjadi perahu pernikahan kita, takkan kunamai dengan perkahwinan derita. Kerana itulah markas dakwah kita, dan akan menjadi indah ketika kita hiasi dengan cinta dan kasih.
Ketika kelak telah lahir generasi penerus dakwah islam dari pernikahan kita, Bantu aku untuk bersama mendidiknya dengan harta yang halal, dengan ilmu yang bermanfaat, terutama dengan menanamkan pada diri mereka ketaatan kepada Allah SWT.

Bunga akan indah pada waktunya. Iaitu ketika mekar menghiasi taman. Maka kini tengah kupersiapkan diri ini sebaik-baiknya, bersiap menyambut kehadiranmu dalam kehidupanku.
Kini aku sedang belajar menjadi yang terbaik. Meski bukan umat yang terbaik, tapi setidaknya menjadi yang terbaik disisimu kelak.

Calon suamiku…
Inilah sekilas harapan yang kuukirkan dalam rangkaian kata. Seperti kata orang, tidak semua yang dirasakan dapat diungkapkan dengan kata-kata. Itulah yang kini kuhadapi. Kelak saat kita tengah bersama, maka disitulah kau akan memahami diriku, sama halnya dengan diriku yang akan belajar memahamimu.
                                                                                  
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
p/s:buat calon suamiku, binalah imanmu agar kamu layak menjadi imamku nanti (",)

。◕‿◕。 SUKA!! LIKE and KOMEN yek。◕‿◕。

1 ulasan:

KAUsturi berkata...

baiklah isteriku

Daisypath Happy Birthday tickers

Daisypath Happy Birthday tickers